Hancurkah semua yg sudah ada..
Hancurkah semua yg sudah terencanakan..
Ntahlah..
Sekali lagi semua itu hanya rencana yg tidak akan pernah sama dengan realita..
Jalan semakin jauh..
Dan masih sangat panjang..
Dan akan lebih panjang jika ini memang kegagalan (lagi)..
Gagal??
Haruskah itu terjadi lagi..
Haruskah sepanjang jalan berikutnya aku mengais-ngais lagi timbunan dedaunan dan menemukan bunga yg lain..
Bunga yg memang akan menghiasi setiap sudut hati ini..
Bukan bunga yg hanya sekedar ada lalu pergi terbawa angin dan tidak akan pernah kembali lagi..
Entah apa lagi sekarang..
Yg pasti semua akan menemukan pintu perpisahan itu sendiri..
Apakah ini semua inginku??
Tidak..
Aku tidak pernah ingin ada perpisahan.
Bahkan dahulu ketika aku dan bunga lain dipisahkan oleh tempat ibadah, itu semua bukan ingin ku.
Seperti apapun cara ku mempertahankan semua ini pada akhirnya ada yg lebih kuat untuk memisahkannya.
Entahlah...
Sampai kapan lagi aku harus terus berjalan dan benar-benar menemukan satu tempat untuk berhenti dan menikmati tempat itu bersama seorang yg bisa menemaniku dan benar-benar bersedia menemaniku tanpa adanya masa lalunya di situ...

No comments:
Post a Comment